Mutual Fund aka Reksa Dana

9 Jan 2015

be9ff2e352bbdeee4d722f1e61ce17c7_invest

“Investasi apa yang Anda punya?” tanya petugas marketing bank itu.

“Tabungan,” jawabku.

“Itu bukan investasi.”

Ow! Itulah percakapanku saat hendak membeli produk reksa dana aka RD.

Sudah bertahun-tahun aku mendengar nama RD, tapi baru bulan ini aku mempelajarinya baik-baik, bertanya kepada teman, dan mengeksekusinya dalam waktu seminggu.

Ini memang bukan produk investasi perdanaku. Selama ini aku juga punya unitlink yang menyatu dengan asuransi, suatu bentuk investasi yang ternyata tidak disarankan oleh banyak perencana keuangan dan ternyata juga tidak memberi imbal yang wah. Wajar bila kemudian aku merasa bahwa RD adalah investasi perdanaku. Yeay!

Aku membaca selembar buku di Gramedia semalam. “Investasi (di RD) bukanlah seberapa besar dana yang Anda investasikan, tapi seberapa awal Anda mulai berinvestasi.”

Semakin awal, semakin baik, meski dengan uang yang sedikit. (Ada produk RD yang bisa dibeli Rp 200 ribu/bulan. RD adalah investasi yang tepat bagi orang awam yang nggak mau ribet dengan return di atas tabungan n deposito).


TAGS


-

Author

Search

Recent Post